Kamis, 14 April 2011
ekonomi islam
Ekonomi Islam, Sebuah pembuktian
Berbicara ekonomi islam dalam artian ekonomi syariah, di era globalisasi sekarang ini tidak lepas dari peranan ekonomi islam itu sendiri sebagai sistem perekonomian yang membawa perubahan dalam perekonomian dunia, yang dulunya identik dengan ekonomi konvensional baik kapitalis atupun sosialis. Para ekonom baratpun yang dari dulu mengklaim bahwasannya ekonomi kapitalis sebagai ekonomi yang paling sukses dalam memakmurkan negara, sekarang sudah mulai ada keraguan dengan pendapat mereka sendiri. Ditengah keraguan tersebut, para ekonom kapitalis mulai melirik satu sistem ekonomi yang dipandang lebih sukses untuk men-setabil-kan gejolak perekonomian di tengah masyarakat dunia. Yaitu sistem ekonomi syariah, atau lebih dikenal dekan istilah ekonomi islam.
Ekonomi adalah roh kehidupan bagi sebuah negara, karena ekonomi adalah hal yang paling penting dalam kehidupan masyarakat, terutama untuk memenuhi kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu, ekonomi adalah hal yang paling utama yang menjadi perhatian suatu negara. Baik negara berkembang atau yang sudah maju sekalipun. Begitu juga dengan negara kita Indonesia, yang notabenenya sistem ekonominya adalah demokrasi mulai mempertimbangkan peranan ekonomi islam untuk di gunakan sebagi sistem perekonomian negara. Walaupun hal itu tidak mungkin dilakukan dalam waktu cepat, mengingat sumber daya insani yang ada masih jauh dari harapan.
Ekonomi islam, pembaharu dunia global
Ekonomi islam adalah sistem yang di bangun atas dasar-dasar agama islam, oleh karena itu ekonomi islam merupaka bagian yang tidak boleh dipisahkan (integral) dari agama Islam. Penggunaan agama sendiri sebagai ilmu pengetahuan telah menimbulkan perdebatan yang panjang di kalangan ilmuwan ekonomi, meskipun sejarah telah membuktikan bahwasannya hal tersebut adalah sebuah keniscayaan.
Ekonomi islam, beberapa tahun terakhir di gadang-gadang sebagai pengganti ekonomi konvensional baik sistem kapitalis ataupun sosialis. Meskipun pada kenyataannya ekonomi islam sudah muncul jauh sebelum para pemikir ekonomi barat mencetuskan pemikirannya tentang sistem tersebut. Karena pemikiran tentang ekonomi islam itu sendiri telah muncul sejak islam itu di turunkan melalui Nabi Muhammad Saw. Hal ini membuktikan bahwasannya ekonomi islam adalah sistem ekonomi yang mampu bertahan di tengah-tengah kacaunya perekonomian masyarakat dunia.
Sejak abad ke-8 telah muncul pemikiran-pemikiran ekonomi islam secara parsial, misalnya: peran negara dalam ekonomi, kaidah-kaidah berdagang, mekanisme pasar, dan lain-lain. Tetapi pemikiran secara komprehensif terhadap sistem ekonomi islam baru muncul pada pertengahan abad ke-20 dan semakin marak sejak dua dasawarsa terakhir. Sehingga terjadilah pemikiran-pemikiran yang modern di dunia ekonomi islam.
Ekonomi islam merupakan implementasi sistem etika islam dalam kegiatan ekonomi yang ditujukan untuk pengembangan moral msyarakat. Dalam hal ini ekonomi islam bukanlah sekedar memberikan justifikasi hukum terhadap fenomena ekonomi yang ada, namun lebih menekankan pada pentingnya spirit islam dalam setiap aktifitas ekonomi.
Kemudian timbul pertannyaan, sejauh mana ekonomi islam mampu merubah perekonomian masyarakat global?. Di lihat dari peran sistem ekonomi islam itu sendiri, maka kita harus tahu seperti apa sistem ekonomi islam itu sendiri dalam peg-implementasiannya ke dalm sistem perekonomian masyarakat. Yang notabenenya tidak semuanya mengerti dan faham apa itu ekonomi islam. Karena ketika sistem ekonomi islam mulai dimunculkan oleh para ekonom muslim sekarang , itu masih sebatas teori saja. Yang masih butuh penjabaran dan pengaplikasian secara nyata, Oleh karena itu pekerjaan rumah buat para calon ekonom-ekonom islam untuk mengenalkan sistem ekonomi islam kepada dunia global.
Beberapa tahun belakangan, ekonomi islam menjadi pembicaraan yang hangat dikalangan ekonom negeri ini. Hal ini tidak lain dari pandangan mereka, yang mana mereka menilai sistem ekonomi islam adalah satu satunya sistem yang sudah terbukti keberhasilannya dalam mengatasi krisis globalisasi. Sebagai bukti, kolapsnya bank-bank konvensional akibat dari pengaruh krisis global yang terjadi di negara-negara maju. Sebaliknya, bank syariah mampu bertahan dalam keadaan krisis yang begitu sangat berpengaruh pada perekonomian kalangan bawah. Karena sistem ekonomi islam adalah sistem yang memang berdasarkan keadilan. Bukan seperti ekonomi konvensional yang hanya berpihak pada kalangan atas.
Ekonomi islam ekonomi rahmatan lil’alamin
Masalah ekonomi tidak mungkin lepas dari banyak di antara persoalan-persoalan suatu bangsa, oleh karena itu prekonomian masyarakat menjadi hal utama yang menjadi perhatian pemerintah negara untuk memakmurkan rakyatnya. Negara kita saja sampai sekarangpun belum bisa memakmurkan perekonomian masyarakatnya secara merata, hal ini di sebabkan oleh orang-orang yang duduk dikalangan atas masih memikirkan dirinya sendiri. Padahal rakyat kita menjerit pilu dengan permasalahan ekonomi yang mereka hadapi, baik itu kemiskinan, kelaparan, dan penindasan oleh kalangan orang-orang kaya yang tidak punya rasa sedikitpun untuk merasakan penderitaan rakyat.
Ekonomi islam hadir dengan membawa sistem yang bukan hanya mengatur perekonomian saja, tapi lebih dari itu sistem ekonomi islam adalah sistem yang mengayomi seluruh masyarakat (rahmatan lil’alamin). Dalam konsepnya, ekonomi islam adalah bertujuan mencapai kesuksesan dunia dan akhirat, Atau boleh dibilang kesuksesan jangka panjang. Kesuksesan tersebut bukanlah hal yang mudah untuk diwujudkan tanpa adanya keseriusan dari pihak-pihak yang terkait. Banyak orang bilang ekonomi islam adalah sistem yang terbaik unutk saat ini dalam menyelesaikan masalah perekonomian global. Tapi untuk saat ini hal itu masih hanya sebuah ungkapan, yang sebenarnya sudah harus terwujud.
Berita terbaru di media masa, salah seorang dari salah satu petinggi salah satu partai dibunuh oleh deptcoleptor bank karena tidak bisa melunasi hutangnya dari salah satu bank konvensioanal. Hal ini membuktikan betapa jauhnya model ekonomi konvensional dari tujuan memakmurkan masyarakat. Kejadian seperti ini sebenernya tidak harus terjadi andaikan pihak bank lebih mengerti kebutuhan masyarakat. Beda dengan ekonomi islam yang memang didalamnya terdapat konsep-konsep yang mengayomi ummat (rahmatan lil’alamin), sebuah konsep yang memang muncul dari agama Islam yang notabenenya adalah asal mula munculnya sistem skonomi islam itu sendiri.
Ekonomi islam, ekonomi keadilan
Semua manusia pasti ingin mendapatkan kesejahteraan yang hakiki, terutama dalam masalah ekonomi. Tapi permasalahannya sistem yang ada saat ini sudah tidak mampu mewujudkan hal itu. Dalam pemenuhan kesejahteraan, bukan hanya materi yang harus terpenuhi, seperti terpenuhinya semua kebutuhan biologis. tapi lebih dari itu, kebutuhan nonmateri juga butuh kesejahteraan yang di masa sekarang hal itu terabaikan. Salah satu kebutuhan nonmateri yang terpenting adalah keadilan, yang mana hal ini menuntut adanya pemerataan hasil pembangunan sehingga bisa dinikmati oleh semua lapisan msyarakat, tidak memandang suku, agama, warna kulit, jenis kelamin, dan kebangsaan. Kebutuhan lain yang tidak kalah pentingnya untuk mencapai kesejahteraan dari segi nonmateri adalah kebutuhan masyarakat terhadap rasa aman, keluarga atau lingkungan masyarakat yang harmonis, kemerdekaan, dan perdamaian.
Dalam sistem ekonomi islam. Kesejahteraan yang disebut diatas tadi adalah sebuah keharusan yang memang terkandung dalam konsep-pkonsep ekonomi islam. yaitu Konsep yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat global, bukan hanya masyarakat kalangan atas saja. Hal ini membuktikan bahwasannya sistem ekonomi islam adalah sistem yang benar-benar memperhatikan perekonomian masyarakat global. Maka dari itu sudah semestinya para ekonom-ekonom saat ini menjadikan sistem ekonomi islam sebagai sistem perekonomian rakyat yang menyeluruh.
Melihat semua perbedaan yang cukup jauh antara sistem kapitalis dan islam, bisa disimpulkan bahwa sistem ekonomi islam adalah sitem yang terbukti bisa membawa masyarakat luas menuju kesejahteraan dalm segi finansial. Lebih dari itu ekonomi islam juga membawa masyarakat menjadi msayarakat yang sejahtera dalam urusan bathiniyah. Beda dengan sistem kapitalis, yang terbukti gagal dalam membawa prekonomian masyarakatglobal menuju kesejahteraan. Pun begitu sistem kapitalis mash tetep dipertahankan dengan segala keruwetan yang terjadi di dunia global saat ini.
Langganan:
Postingan (Atom)